Buku ini lahir dari perhatian sederhana terhadap hal-hal yang sering kita anggap biasa: suara angin yang berubah, sungai yang semakin dangkal, pohon yang perlahan hilang satu per satu, hingga perjumpaan kecil dengan manusia yang tetap berusaha menjaga yang tersisa. Cerita-cerita di dalamnya berangkat dari kenyataan sehari-hari, kadang lembut, kadang menyesakkan, tetapi semuanya merekam hubungan manusia dengan alam yang terus bergerak.
Fiksi
Bisikan Akar dari Pohon Tua
Langit sore di atas desa Tawangmangu tampak seperti kain merah tua yang dilipat perlahan. Cahaya matahari menyusup di antara batang-batang pinus yang tinggal separuh. Tawangmangu adalah sebuah desa yang berada di bawah lereng gunung lawu dengan lingkungannya yang masih asri dan subur. Namun kini, hutan di sekitarnya yang dulu rimbun kini menjadi hamparan tanah terbuka, dan batang kayu rebah. Udara dipenuhi aroma getah dan debu, seperti napas panjang bumi yang baru saja terluka. Gandi berdiri di tepi lahan itu dengan sepatu berdebu dan kemeja kerja yang basah oleh keringat. Di tangannya tergenggam surat izin pembukaan lahan, dengan tanda tangannya di bagian bawah. Setiap kali matanya melihat pada kertas itu, dadanya terasa sesak.
Rp85.000
Bagikan ke:
Penulis
: Nugroho Ponco Santoso
ISBN
Ukuran
: 14,8 x 21
Tahun Terbit
: 2025
Ketersediaan
: Ready
Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Bisikan Akar dari Pohon Tua” Batalkan balasan

Ulasan
Belum ada ulasan.